VALETON – Tube Refiner

Small box, powerful EQ, enough gain to kick your arse. This little white beast won’t break your bank. Valeton Tube Refiner is made in China with such love quality. Steel enclosure with rigid switch and knobs. Just watch and listen!

Advertisements

Lovepedal Purple Plexi

Heyho!

Anda tentu tahu ampli Marshall. Apa? Nggak tau!?

Hampir seluruh gitaris di dunia ini tahu ampli Marshall, jika anda bermain gitar dan kebetulan belum tahu apa itu Marshall lebih baik segera Googling sebelum Jimi Hendrix turun ke bumi dan membuat gitar anda berubah jadi lapis legit.

Marshall terkenal dengan sound distorsi yang galak, open dan menyalak. Sound ampli Marshall sudah direkam sejak zaman Deep Purple hingga hari ini. Jutaan bahkan milyaran band di muka bumi ini telah merekam sound gitar impiannya melalui ampli Marshall. Lantas apakah Lovepedal Purple Plexi ini?

Purple Plexi adalah sebuah pedal distorsi yang mensimulasi karakteristik ampli Marshall dari berbagai era. Sebut saja dari JTM45 hingga JCM800. Hanya dengan sebuah knob Gain kita mampu mereplika sound legendaris ampli ampli tersebut. Namun tentunya tidak 100% karena ampli aslinya pasti jauh lebih bagus. Tapi lumayan lah daripada beli ampli Marshall vintage yang harganya bisa buat DP mobil.

Dengan 3 knob Purple Plexi bisa membuat AAAHHHHH SUDAHLAH TONTON AJA VIDEONYA GIMANA?

RED PANDA – BITMAP

Heyho!

Ada efek aneh nih.

Berapa orang disini yang familiar dengan pedal jenis Bit Crusher? Mungkin nggak banyak, maka dari itu saya mau jelasin sedikit. Analoginya begini, anggap sound gitar kita adalah televisi berwarna dengan resolusi yang tinggi. Dalam resolusi yang bagus gambar akan terlihat tajam, namun coba turunkan resolusi itu sedikit demi sedikit. Maka hasilnya gambar menjadi kabur, pecah dan pada akhirnya tidak berbentuk gambar melainkan hanya pecahan – pecahan pixel yang bentuknya acak. Nah sekarang bayangkan ketika hal ini diaplikasikan dalam konsep sound gitar.

Red Panda Bitmap adalah pedal bit crusher yang akan menghancurkan dan membuat distorsi pada sound kita. Namun pemahaman distorsi disini berbeda dengan ‘pedal distortion’ ya. Distorsi disini adalah membuat sound kita yang punya resolusi 32 bit turun dipecah hingga bit terkecil. Maka sound yang dihasilkan adalah : ancur, nggak ada nadanya, fuzzy, aneh, kayak synthesizer, dst.

Tapi tunggu, jangan kabur dulu. Ketika semua bisa kita kulik dengan baik dan menggunakan kreatifitas maka Red Panda Bitmap bisa menjadi sebuah senjata andalan yang unik dan seru. Seperti apa contohnya? Kita lihat aja di video demo berikut. Sikat!

CHASEBLISS AUDIO – WOMBTONE PHASER

Heyho!

Chasebliss Audio kembali menelurkan sebuah pedal modulasi kelas tinggi bernama WOMBTONE. Setelah Sukses dengan Warped Vinyl chorus vibrato, Joel Korte sang pendiri Chasebliss Audio kini merambah ke ranah Phaser. Wombtone hadir dengan tampilan warna merah menyala dengan knob merah metalik dan terbungkus cantik dalam kotak kayu berwarna ungu. Sungguh detail presentasi produk yang sangat baik!

Secara sound Wombtone adalah phaser yang jernih, bersih dan warm. Wombtone juga hadir dengan segudang fitur dan kontrol yang diatur oleh prosesor digital NAMUN sound aslinya tetap melewati jalur analog. Phaser bisa dipilih antara 4 stage atau 6 stage via DIP switch yang terletak di bawah pedal. Pedal ini menyediakan berbagai fitur yang sangat detail, kayaknya saya nggak bisa menjabarkan satu – satu disini tanpa membuat anda semua tertidur bosan.

Nah, supaya lebih jelas gimana kalo kita liat videonya aja langsung?

Philips Fidelio S2

Heyho!

Apa kabar? Saya punya sebuah earphone keren. Yak, seperti yang tertulis di judulnya earphone yang akan saya review hari ini adalah Philips Fidelio S2. Untuk lebih jelasnya maka saya akan menjabarkan penggunaan earphone ini di berbagai device seperti laptop, smart phone, ipod dan berbagai peruntukkan seperti musik dan film. Mari kita mulai!

Philips-Fidelio-S2

iPod
Saya memulai mencoba Philips Fidelio S2 dengan lagu Daft Punk – Something About Us. Di menit pertama ketika bass dan drum mulai masuk senyum saya mengembang. Bass yang dihasilkan ‘tight’ dan tidak ‘boomy’ kebetulan saya tidak terlalu suka earphone yang bass oriented karena sering kali telinga saya lelah mendengar dentuman frekuensi rendah yang berlebihan. Philips Fidelio S2 mengantarkan keseluruhan frekuensi dengan kadar yang merata dan nyaman sehingga detail suara yang ada dalam Something About Us bisa terdengar pas dengan kadar frekuensi high, mid dan low yang seimbang.

Laptop
Kali ini saya ingin mendengar musik yang lebih keras. Foo Fighters – The Pretender menjadi pilihan saya untuk didengarkan melalui Philips Fidelio S2. Intro petikan gitar lalu sambutan drum dan bass yang membahana lagi lagi terdengar tepat dengan ekspektasi saya. Bass dan treble nya tidak mengejutkan sehingga tetap membuat nyaman dan musik yang hingar bingar dapat saya nikmati dengan adrenalin yang kian naik dan dengan suguhan audio yang baik.

fidelio-s2-5

Smart Phone (Samsung Galaxy Grand Neo)
Seringkali saya menemukan argumen bahwa mendengarkan musik di smart phone akan menghasilkan kualitas audio yang kurang baik, saya pribadi setuju. Karena dari segi ouput dan clarity seringkali smart phone tidak bisa menghasilkan suara yang setara jika dibandingkan iPod. Maka dari itu saya tertantang untuk mencobanya. Lagu yang saya coba kali ini di smart phone adalah XO miliki Beyonce. Ternyata hasilnya cukup baik menurut saya. Philips Fidelio S2 mampu mereproduksi hasil yang lagi lagi nyaman di telinga sehingga lagu tersebut tidak terdengar kurang suatu apapun.

350x700px-LL-35c6a7e1_S2

Film
Nah bagaimana kualitas Philips Fidelio S2 ketika digunakan untuk menonton film? Baiklah, kalau begitu saya akan mulai dengan salah satu film yang paling epic : The Lord of The Ring – Return of The King. Ternyata kenyamanan masih menjadi kunci untuk Philips Fidelio S2. Setelah lebih dari sekitar 40 menit menonton saya tidak merasakan lelah di bagian telinga. Sebelumnya ketika memakai headphone saya sering melepas dan rehat telinga karena panas dan pegal setiap 20 menit sekali. Namun sejauh ini Philips Fidelio S2 tidak membuat saya ingin melakukan itu. Suara yang dihasilkan juga baik, setiap percakapan dan adegan yang penuh dengan ledakan bisa tertangkap jelas tanpa terjadi peak atau distorsi. Namun memang kualitas surround nya tidak bisa dibandingkan dengan sistem audio yang lebih kompleks.

500x1000px-LL-d9489693_093348997uhk7kdwky7guk

Akhir kata
Menurut saya Philips Fidelio S2 adalah sebuah earphone yang memiliki kualitas audio yang keren dengan harga yang masuk akal. Ketika membuka box nya saya cukup senang melihat aksesoris yang ada di dalamnya. Terdapat 6 pasang earbuds dengan berbagai ukuran dan pouch untuk earphone. Sebuah tambahan yang manis menurut saya. Sekali lagi kenyamanan adalah kunci untuk Philips Fidelio S2, jika anda mencari earphone dengan harga yang masuk akal dan kualitas audio yang baik serta tidak membuat telinga anda lelah, saya sarankan anda mencoba Philips Fidelio S2 karena menurut saya earphone ini akan mencukupi kebutuhan tersebut tanpa membuat saldo anda babak belur di tengah bulan.

Cheers!

Iga Massardi