Empress : Tape Delay dan Fuzz

Tape Delay

Tidak berlebihan jika saya bilang bahwa Empress Tape Delay adalah salah satu analog delay pedal terbaik. Dengan fitur yang lengkap dan kualitas suara yang baik, Tape Delay layak jadi jajaran atas bagi para penggemar analog delay. Saya pribadi bukan penggemar delay, saya memakai apa saja yang ada tanpa harus rewel membandingkan analog delay A dengan analog delay B. Analog delay adalah sama di mata saya. Sampai kemudian suatu hari Line 6 M9 saya rusak dan hal ini memaksa saya untuk melihat lihat calon delay pengganti. Dan dari sekian banyak kandidat, Empress Tape Delay menjadi prioritas utama saya saat ini.

1

Tap tempo adalah fungsi yang krusial bagi sebagian besar pengguna delay. Terutama para musisi yang menggunakan delay sebagai struktur utama dalam sound mereka. Jika delay hanya digunakan sebagai penambah ambience saja tentu tidak masalah dengan hal ini, namun bagaimana dengan pengguna delay dotted eight dan semacamnya? Tentu tap tempo adalah kebutuhan utama. Dan untuk hal ini Empress menang banyak menurut saya. Ia memiliki tap temp dan knob sub divisi yang memudahkan kita untuk mengatur ketukan delay sesuai birama yang kita inginkan. Sederhana namun efektif.

Bagaimana dengan sound delaynya? Tentu anda sudah mendengar dan melihat sendiri di video di atas. Jadi saya tidak perlu menceritakan panjang lebar. Ada 4 switch yang bisa anda gunakan untuk meracik karakter Tape Delay lebih dalam. Tape Age, Delay Time, Filter dan Modulation. Semua bisa dikombinasikan sesuai selera anda.

Sebuah pedal delay yang lengkap fitur, bersuara bagus, irit tempat dan tidak terlampau mahal.

Recommended!

Fuzz

Seperti yang anda sudah dengar, Empress Fuzz memiliki karakter fuzz yang modern dan smooth. Cukup mengingatkan saya pada Big Muff. Namun lebih dari itu, Empress Fuzz memiliki 2 knob Low dan High untuk mengatur frekuensi suara yang lebih spesifik. Anda bisa membuat soundnya jadi lo-fi atau gemuk setengah mati dengan memutar parameter knobnya. Saya adalah pengguna Telecaster dan Empress Fuzz membuat sound Telecaster saya menjadi lebih fat ketika menyala berbarengan.

2

Jika anda mencari fuzz dengan karakter yang lebih jinak dan smooth, mungkin Empress Fuzz bisa menjadi pilihan yang segar. Supaya di pedalboard anda isinya nggak ‘itu lagi itu lagi’.

Cheers!

Advertisements

4 comments

  1. muhammadardi · February 10, 2014

    maaf sblumnya mas kbnykan nanya. apa efek itu cocok buat yg baru punya efek mas? dan ampli yg cocok buat di kamar yg kayak gmna mas iga? maklum mas,baru pertama kali mau punya ampli hehehe. menurut mas iga klo gitarnya fender trus amplinya jg fender gmna?
    butuh banget ni saran dri mas iga

    • rigrigrig · February 13, 2014

      kalo cocok kayaknya akan cocok aja, tergantung kamu suka suaranya atau tidak. Ampli kamar coba Roland Cube 30. Gitar manapun ketemu ampli apapun nggak akan masalah, termasuk fender ketemu fender.

      😉

      • desember12 · February 15, 2014

        makasih banyak mas iga atas sarannya. semua kata2 dari mas iga berguna banget bagi saya. sekali lagi terima kasih mas iga . lebih banyak lagi mas video nya yg dimasukin,lebih banyak juga saya mendapatkan ilmu!

      • rigrigrig · February 15, 2014

        Terimakasih juga, senang bisa berguna 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s